Beberapa bulan yang lalu, aku diajak untuk menjadi volunteer pada kegiatan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) Dream Maker yang dilaksanakan oleh beberapa mahasiswa dari jurusan Sosiologi Unsyiah. Bang Roma adalah ketua dari tim PKM ini sekaligus abang letingku di kampus. Kegiatan PKM Dream Maker ini dilaksanakan di Gp. Baet Lampuot Sibreh Aceh Besar selama satu hari. Adapun tujuan diadakannya pelatihan Dream Maker di kampung ini dengan objeknya adalah anak-anak, yaitu untuk menekan angka putus sekolah.
Gp. Baet Lampuot termasuk daerah bekas konflik antara GAM dan Pemerintah RI dengan angka putus sekolah yang lumayan tinggi. Berawal dari latar belakang inilah akhirnya bang Roma beserta tim mengusulkan sebuah proposal pada seleksi PKM yang diadakan oleh Dikti. Karena tim bang Roma kekurangan orang, akhirnya aku diajak untuk menjadi volunteer, kebetulan aku juga mahasiswa sosiologi dan merupakan Alumni Dream Maker makanya diajak haha.
Kegiatan Dream Maker ini diikuti oleh anak-anak Gp. Baet yang berusia 5-12 tahun. Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari presentasi tentang impian, kemudian nonton film motivasi, menari, dan yang terakhir menuliskan mimpi terbesar mereka di sebuah kertas.
| Pemaparan materi "Aku dan Cita-Cita" |
| nari dulu biar semangat :D |
| Pemaparan tentang impian yang sudah digambar |
Senang rasanya dapat berbagi ilmu dan keceriaan pada adik-adik Gp. Baet melalui kegiatan Dream Maker ini. Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan kita sebagai agen of change selalu peka terhadap permasalahan sosial yang ada di lingkungan kita. Yang adik-adik ini inginkan bukan lah uang ataupun materil lainnya, cukup dengan kedatangan kita dan ilmu yang kita berikan sudah sedikit memberikan kebahagiaan bagi mereka. Ayoo adik-adik, tetap semangat dan jangan pernah putus sekolah ya, kejarlah semua impian kalian demi kemajuan keluarga, nusa dan bangsa !!
| Foto bareng seusai acara Dream Maker |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar