Bahagia itu ketika kita mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya, ya bisa dibilang jalan-jalan sih, apalagi sambil belajar dan ngumpul sama kawan baru, beeeh....seru abiiiis!!
Awal juni 2014 lalu, aku dan Mahdi Ibrahim mengikuti kegiatan Orientasi Budaya Lokal 2014 yang dilaksanakan oleh BPNB (Badan Pelestarian Nilai dan Budaya) Banda Aceh. OBL tahun ini lokasinya di Aceh Tamiang, kampungnya si Mahdi cuy, hha. Sangat senang sekali ketika tau akan mengunjungi kampungnya Mahdi dan ga sabar buat obrak abrik apa aja potensi budaya yang dimiliki Aceh Tamiang. Jadi ceritanya kami diutus oleh Prodi Sosiologi Unsyiah dan Himasio (Himpunan Mahasiswa Sosiologi) untuk jadi perwakilan pada kegiatan OBL tahun ini. Peserta OBL terdiri dari 40 orang yang terbagi dalam 2 wilayah kerja yaitu Aceh dan Sumatera Utara.
Peserta dari Aceh yaitu: Unsyiah, Unimal, Unsam, UIN Ar-Raniry, dan lain-lain, sedangkan dari Sumut ada: USU, Unimed, UMSU, dll. Peserta yang dipilih juga berasal dari jurusan-jurusan tertentu seperti Sosiologi, Komunikasi, Antropologi, Sejarah, Hukum,dan Ekonomi dengan masing-masing jurusan kuotanya sebanyak 2 orang. Aduuh, kawan baru lagi, senangnya tuh disana....
| 40 Peserta OBL 2014 |
![]() |
| Pembukaan OBL 2014 di Kantor Bupati Aceh Tamiang |
Acara OBL berlangsung selama 4
hari di Hotel Moriellisa, Aceh Tamiang. Akhirnya anak kos naik pangkat bisa
tidur di hotel #ehh. Acara hari pertama yaitu pembukaan formal yang di buka
langsung oleh Wakil Bupati Kab. Aceh Tamiang di Kantor Bupati dan kemudian
dilanjutkan dengan penampilan tarian khas Tamiang, lalu Seminar Budaya Tamiang,
dan sorenya ditutup dengan kegiatan Out Bound. Malamnya kami dibagi kelompok
menjadi 4 kelompok dengan anggota masing-masing 10 orang dari jurusan dan
universitas yang berbeda. Tiap kelompok juga diberikan topik yang berbeda untuk
melakukan penelitian di lapangan tentang nilai budaya Aceh Tamiang dan kemudian
dilanjutkan dengan membuat karya tulis ilmiah.
Di hari kedua, paginya setelah selesai sarapan setiap
kelompok langsung bergerak untuk melakukan penelitian di kampung-kampung yang
berbeda. Kebetulan aku kelompok 1 dan mendapat tema yaitu tentang akulturasi
budaya, dimana kami mengangkat tentang akulturasi budaya antara etnis tamiang
sebagai penduduk asli dengan etnis jawa yang berstatus sebagai pendatang.
Lokasi penelitian kami di Kampung Simpang Kanan dan Tanjung Mancang, disitu
terdapat perkampungan suku jawa dan suku asli tamiang serta campuran, dan mereka
hidup secara berdampingan. Rata-rata pekerjaan mereka adalah sebagai buruh
Perusahaan Kelapa Sawit yang ada di Aceh Tamiang.
![]() |
| Penelitian Lapangan |
Hari ketiga, kegiatan masih
seputar penelitian di lapangan, dan pada hari terakhir barulah dimulai
presentasi kelompok untuk memaparkan karya tulis ilmiah dari hasil penelitian
yang telah dilakukan selama dua hari berturut-turut di lapangan. Alhamdulillah,
ketika diumumkan kelompok yang menjadi juara, tak disangka kelompokku menjadi
juara 1 lomba karya tulis ilmiah. Sungguh ini nikmat yang paling luar biasa
haha, ternyata perjuangan kami selama 2 hari melakukan penelitian dan membuat
karya tulis ilmiah tidak sia-sia.
Empat hari sudah kegiatan ini
berlangsung, tak disangka juga pertemuan kami harus berakhir secepat ini.
Inilah bagian yang paling tidak ku suka, namun itulah yang namanya hidup,
setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Bukan juara yang kita kejar
pada kegiatan ini, ada hal yang lebih berharga, yaitu pengalaman, pengetahuan,
dan yang paling penting adalah persaudaraan.
Senang, sedih, canda tawa, kita
lewati selama 4 hari, semua kenangan masih tersimpan di kepalaku, semoga di
lain waktu kita bisa berjumpa lagi keluarga baruku. Maju terus generasi penerus
bangsa, jangan lelah dan kalah, karena harapan bangsa yang sesungguhnya ada di
pundak kita semua. Salute
to you all!!
Beberapa dokumentasi kegiatan
OBL 2014 lainnya:






Tidak ada komentar:
Posting Komentar