Rabu, 10 Desember 2014

Serunya Kegiatan OBL 2014 di Aceh Tamiang

Bahagia itu ketika kita mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah kita datangi sebelumnya, ya bisa dibilang jalan-jalan sih, apalagi sambil belajar dan ngumpul sama kawan baru, beeeh....seru abiiiis!!

Awal juni 2014 lalu, aku dan Mahdi Ibrahim mengikuti kegiatan Orientasi Budaya Lokal 2014 yang dilaksanakan oleh BPNB (Badan Pelestarian Nilai dan Budaya) Banda Aceh. OBL tahun ini lokasinya di Aceh Tamiang, kampungnya si Mahdi cuy, hha. Sangat senang sekali ketika tau akan mengunjungi kampungnya Mahdi dan ga sabar buat obrak abrik apa aja potensi budaya yang dimiliki Aceh Tamiang. Jadi ceritanya kami diutus oleh Prodi Sosiologi Unsyiah dan Himasio (Himpunan Mahasiswa Sosiologi) untuk jadi perwakilan pada kegiatan OBL tahun ini. Peserta OBL terdiri dari 40 orang yang terbagi dalam 2 wilayah kerja yaitu Aceh dan Sumatera Utara.

Peserta dari Aceh yaitu: Unsyiah, Unimal, Unsam, UIN Ar-Raniry, dan lain-lain, sedangkan dari Sumut ada: USU, Unimed, UMSU, dll. Peserta yang dipilih juga berasal dari jurusan-jurusan tertentu seperti Sosiologi, Komunikasi, Antropologi, Sejarah, Hukum,dan Ekonomi dengan masing-masing jurusan kuotanya sebanyak 2 orang. Aduuh, kawan baru lagi, senangnya tuh disana....

40 Peserta OBL 2014
Pembukaan OBL 2014 di Kantor Bupati Aceh Tamiang
Acara OBL berlangsung selama 4 hari di Hotel Moriellisa, Aceh Tamiang. Akhirnya anak kos naik pangkat bisa tidur di hotel #ehh. Acara hari pertama yaitu pembukaan formal yang di buka langsung oleh Wakil Bupati Kab. Aceh Tamiang di Kantor Bupati dan kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian khas Tamiang, lalu Seminar Budaya Tamiang, dan sorenya ditutup dengan kegiatan Out Bound. Malamnya kami dibagi kelompok menjadi 4 kelompok dengan anggota masing-masing 10 orang dari jurusan dan universitas yang berbeda. Tiap kelompok juga diberikan topik yang berbeda untuk melakukan penelitian di lapangan tentang nilai budaya Aceh Tamiang dan kemudian dilanjutkan dengan membuat karya tulis ilmiah.

Di hari kedua, paginya setelah selesai sarapan setiap kelompok langsung bergerak untuk melakukan penelitian di kampung-kampung yang berbeda. Kebetulan aku kelompok 1 dan mendapat tema yaitu tentang akulturasi budaya, dimana kami mengangkat tentang akulturasi budaya antara etnis tamiang sebagai penduduk asli dengan etnis jawa yang berstatus sebagai pendatang. Lokasi penelitian kami di Kampung Simpang Kanan dan Tanjung Mancang, disitu terdapat perkampungan suku jawa dan suku asli tamiang serta campuran, dan mereka hidup secara berdampingan. Rata-rata pekerjaan mereka adalah sebagai buruh Perusahaan Kelapa Sawit yang ada di Aceh Tamiang.


Penelitian Lapangan
Hari ketiga, kegiatan masih seputar penelitian di lapangan, dan pada hari terakhir barulah dimulai presentasi kelompok untuk memaparkan karya tulis ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan selama dua hari berturut-turut di lapangan. Alhamdulillah, ketika diumumkan kelompok yang menjadi juara, tak disangka kelompokku menjadi juara 1 lomba karya tulis ilmiah. Sungguh ini nikmat yang paling luar biasa haha, ternyata perjuangan kami selama 2 hari melakukan penelitian dan membuat karya tulis ilmiah tidak sia-sia.

Empat hari sudah kegiatan ini berlangsung, tak disangka juga pertemuan kami harus berakhir secepat ini. Inilah bagian yang paling tidak ku suka, namun itulah yang namanya hidup, setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Bukan juara yang kita kejar pada kegiatan ini, ada hal yang lebih berharga, yaitu pengalaman, pengetahuan, dan yang paling penting adalah persaudaraan.

Senang, sedih, canda tawa, kita lewati selama 4 hari, semua kenangan masih tersimpan di kepalaku, semoga di lain waktu kita bisa berjumpa lagi keluarga baruku. Maju terus generasi penerus bangsa, jangan lelah dan kalah, karena harapan bangsa yang sesungguhnya ada di pundak kita semua. Salute to you all!!

Beberapa dokumentasi kegiatan OBL 2014 lainnya:









Tidak ada komentar:

Posting Komentar